Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memiliki peran kunci dalam infrastruktur irigasi, termasuk proyek Food Estate. Menteri Basuki mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau infrastruktur irigasi Food Estate di Kabupaten Sumba Tengah, NTT.[1]
![][image5]
Pembukaan lahan untuk perkebunan singkong di Kabupaten Gunung Mas menimbulkan kekhawatiran ekologis. Tempo menyebutnya sebagai "Bencana Ekologis Food Estate Jokowi" pada Oktober 2021. Selain pembukaan lahan kawasan hutan, kekhawatiran lain adalah apakah lokasi tumpang tindih dengan kawasan lindung dan lahan gambut dalam. Menurut narasumber, lokasi yang ada tampaknya tidak tumpang tindih dengan kawasan tersebut.
Konservasi lahan gambut menjadi perhatian penting dalam pelaksanaan proyek infrastruktur air yang melibatkan Kementerian PUPR, terutama terkait keberlanjutan ekologis dan dampak jangka panjang terhadap ekosistem.
Al'Afghani, M.M. (2022). Water Tenure in Indonesia, Section: Figure 12: Food Estate Project in Gunung Mas Regency. ↩︎